Nyanyian Malam

Posted: 7 February 2013 in Puisi

Sementara deru nyanyian ibu-ibu tua mengambang ke udara
Terdengar pula sampai kupingku yang bisu
Mengepal lima jari jadi satu
akan sebuah bait-bait malam yang terpaku

Aku ingin hilang di kediaman malam
sementara jalur senja yang tadi berkelok pelan
ingin kutekuk kembali
agar bisa kuhirup kembali

Lupakan sajak senja!
Lupakan kisah kasih tetangga durjana!
Yang mereka-mereka
Bedebah!

Deru nyanyian ibu-ibu itu
kian melambung tinggi
menusuk kedalam kancing baju biruku

sudah kubilang, lupakan!

Pekalongan, Februari 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s