Sepotong Penggaris Impian

Posted: 11 February 2013 in Puisi

Tak ada yang melarangmu meminjam sebilah angin

Tak ada yang membencimu memetik satu biji bahasa yang sulit terucap orang lain

Tak ada yang mencegah dekak sepatu pantofelmu, menginjak satu atau dua etalase peta dunia

Tak ada yang berani melempari kepalamu dengan hitam batu

Tak ada, sungguh tak ada

Yang ada hanyalah
mereka masih mengabaikanmu terpaku
di sudut persimpangan jalan itu
Saat kau masih menggamit empat lidi
yg dibenamkan di satu sakumu

Sekarang hanya itu yang terpajang

serta masih tampak pemandangan
debu-debu igau yang masih
berserakan di ranjang tidurmu
atau
dua tiga pasang perahu kertas
yang mengalir di hilir mimpimu

namun, sepoi

sudah.
biarkan saja sepotong penggaris impianmu itu
mengukur sejauh mana derap laju kebebasanmu
untuk terbang
meniti simpang langit
berburu cinta
berburu asa
berburu duka
atau berburu puisi bersama burung-burung camar
yang melonjak dengan mata nanar

Pekalongan, Februari 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s