Kau Sendiri lelah, Bukan?

Posted: 19 February 2013 in Catatan Senja

Bilang saja, hei kamu!
Usahlah mengusap-usap lagi debu-debu yang menempel di kaca jendela kamarmu
tak perlu lagi menyanyikan syair-syair senja
atau kala igau mu bermuara di jendela kamar

usahlah kau membenamkan wajah
di ketiakmu
atau mengusap-usap kepala, menjambak rambut
dengan tangan kiri sendiri

Kamu sudah tak butuh itu, bung
Kamu sudah terendam dalam-dalam
Butuh sebotol air laut mati untuk mengangkatmu ke atas
usap saja rambut kumal mu dengan teratai basah depan rumah
Ciprati mukamu dengan air wudhu

bukankah kamu mendambakan kebebasan, bukan?
Tapi itu memang nanti dulu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s