Writing But Not Reading

Posted: 8 March 2013 in Catatan Senja

Aku masih di kampus saat ini, tepatnya di kampus Sastra Indonesia yang dulu berdiri mungil di jalan Grendeng tapi sekarang berpindah ke Jalan Karangwangkal. Cukup megah. Atau bisa dikatakan lebih baik dari kampus dulu yang ada di Grendeng.
Sekali lagi kutegaskan, aku di ruang kuliah, di pojokan tepatnya, berdiam diri sembari sibuk menggerak-gerakkan tangan untuk menulis. Tapi heran saja kok tiba-tiba aku jadi “kepengen” menulis. Berimajinasi dan bernafsu sekali nggombal di wordPress setelah sedetik yang lalu kulayangkan puisi tentang Elegi kampus.

Memang tak salah, mood untuk menulis bisa datang kapan saja dan dimana saja, termasuk aku tengah berada di ruang kuliah. Dan kau tahu apa yang membuatku begitu bernafsu secara tiba-tiba untuk menulis?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s