Semburan Kata Dari Mulutnya

Posted: 16 March 2013 in Catatan Senja

mulutmu-harimaumu
Kalau kamu memang terbiasa melihatku seperti ini, mengapa masih jua berdecak heran.

Lupakan mataku yang merobek papan tulis di sebuah kelas ngaji beberapa bulan yang lalu.
Entah bulan berapa aku mengaji di kelas itu.

Lalu ada sejenak semburan kalimat yang menerjal di gerbong hati. Terkilir lubang hati yang tergerus igau dalam senja. Jangkrik berjingkrak-jingkrak. Dua tangan masih menggapai-gapai seperti bayi yang tercebur sungai.

” MENGAJILAH! KAU INI SUDAH PINTAR APA!
Kalau begitu, Ajari Kami! ”

Semesta runtuh. Daun pinus di beranda pondok gugur diterpa suara hambar itu.
Bising kuping memaksaku untuk tetap membisu dan meninggalkan angin dan catatan senja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s