Kamu, Biasa Saja

Posted: 24 March 2013 in Puisi

Masih ingat hari pertama,
dimana aku dan kamu
bermimpi bersama menangkap awan?

Barangkali kamu lupa,
karena kamu sungguh pelupa,
akan lagu-lagu yang dulu kunyanyikan
dalam gubug di ladang hijau itu

tentang langit yang
meluruhkan mimpi-mimpi kita
tentang hujan yang membasahi
amarah merah kita
tentang lagu senja,
yang retak bersinar,
meletupkan pelita jingga

lalu sekarang,
baru dua minggu berselang
lusa lupa
atau hari ini terabaikan saja

kamu menemukan dunia baru di
negeri neon
melupakan nada-nada angin
yang pernah tertiup kamu dan aku

sekarang, aku rasa
imajinasi ini teramat lumpuh
untuk melesat di negeri angin

karena, jembatan itu
runtuh termakan tsunami.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s