PALSU

Posted: 25 March 2013 in Puisi

Dalam lorong kosong itu,
Yang kulihat hanyalah gelap,
klise,
lalu, pengap tiada pelita

benar inikah hatiku?
Sadar diri dalam segelas kopi,
bertabur imajinasi,
tentang papan putih dengan
tinta hitam yang menari-nari

disebuah kelas klise,
yang aku masuki malam ini,
menjelang angin menutup jendelaku

terbata-bata
benar begini sesuatu yang mereka lihat
pada sebuah pena retak
yang bertindih isak

riak-riak hujan kala itu,
menunduk,
harusnya memang aku yang patut malu,
tentang sebuah kursi palsu
yang aku duduki diatas lembar buku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s