I Miss You, Beach…

Posted: 31 March 2013 in Catatan Senja

Aku rindu pantai, rindu debur ombak yang menggulung-gulung riuh, kangen tentang jari-jari kaki yang lama tak bersetubuh pasir putih. Rindu melukiskan mimpi-mimpi diatas pasir, kayu sebagai kanvasnya, lalu berlomba-lomba mengejar debur ombak.
Bisa saja asin riaknya tak jadi masalah jika tubuh diceburkan. Malah memberi manfaat katanya bagi orang-orang macam aku, santri yang punya sedikit penyakit kulit. Menyembuhkan. Well.
Sungguh, sekali lagi kukatakan,
Aku kangen pantai!!!
Dan aku ingin sekali pergi ke pantai!!

Bisa dikatakan aku kecewa, Tapi bisa dikatakan pula biasa-biasa saja. Soal kemarin yang tak jadi pergi ke Pantai bersama mas Agus ke rumah Idris.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s