Hati Yang Statis

Posted: 2 April 2013 in Puisi

224938_439033186117382_155947845_n

Ada hati yang seperti batu
mengeram diatas tanah lalu
berkabung diri seperti benalu
ia diam, tapi bertalu-talu

lalu ada juga hati yang seperti ombak
menggulung, menari-nari bersama biru laut
lalu tanpa tega
menghantam rumah-rumah itu

lalu seperti apa hati yang tengah berlabuh di kediaman ini?

Maksud hati memetik rindu
yang terpaku manis di ranjang awan
Lalu ada ada saja,
burung kenari berlagak angkuh
menelanjangi hati yang telah telanjang ini

Maksud hati memeluk bulan
membiaskan sejenak rona gelap yang terkubur
pinta ia menjadi benderang
apa daya,
kelelawar datang menghantam sirip hati ini

mati saja,
atau statis saja
biar kutunda,
dan besok saja

Comments
  1. Denok Anna says:

    kenapa harus ditunda ? jangan biarkan makluk bersayap itu bersorak sorai menertawai statis mu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s