Ranting Sunyi

Posted: 4 April 2013 in Puisi

Pilar yang kemarin membisu itu,

barangkali menjadi saksi bungkam

tentang kita,
yang berani merengkuh awan
di balai-balai mendung

Namun nun disana,

ada satu pelita,

yang,

semburatnya tak kunjung meremas temaram

padahal hari tengah senja,

lalu aku biarkan
Matamu tumpah di dedaunan
memaksa ranting itu menggantung kilat
seperti serabut yang terkulis di langit-langit

Satu kesaksian jatuh berderai
melewati hembus angin
menikuk jalan hujan

Benar bukan,
daun itu jatuh diterpa angin

Purwokerto, Kamar Usman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s