Sempat Ingat Empat Tirani

Posted: 24 April 2013 in Puisi

Jarum jam masih menarik perhatian angin
agar tak henti melambaikan masa pada aku
yang lima menit lagi
bergegas berperang pada
Hitam diatas putih

ada saja kelambu merah yang berkelebat-kekebat
diikuti skuadron tujuh memutar-mutar
pada tirani
pada selembar sajak
yang belum kuhapal

Empat ini sempat
kuigaukan karena
mendengar suara sengau dari
lorong kosong

yang kutahu empat itu
bukan suara tirani
tapi suara jiwa,
untuk segera kembali kepadaNya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s