Kosong .

Posted: 26 April 2013 in Puisi

Seperti inilah angin
menyelundup di sela-sela jari-jari awan
yang lalu lalang berdetak meninggalkan temperatur langit

seperti inilah hati
berkubang dan berlubang
berkelana ke negeri abal-abal
yang tengah berteriak-teriak,
tentang yang kembali padaNya
hingga semesta pun menangis

Beginilah aku
coba menyulam lembayung senja
dengan sebait lagu
namun gubahan itu banyak pupus

kosong.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s