Dengan luka-luka barangkali aku belajar
Memecahkan matematika
Menggambar angin
Melukis air yang jatuh dari langit
Bukan lagi aulia yang bangun
Mendengarkan suara adzan

Dengan kesedihan barangkali aku belajar
menulis syair di atas teratai biru
Menikmati kerinduan
Bukan lagi boneka
yang menghirup bunga-bunga di pagi hari

Dengan kekecewaan barangkali aku belajar memahamimu
Mengikuti rute demi rute
Mengucap salam untuk debu
yang menempel di serpihan air mata
Bukan lagi bocah yang bermain di padang ilalang

Dengan cinta barangkali aku belajar
menenun pakaianmu
Memungut salju dari utara ke selatan
Memahat wajahmu di antara kayu-kayu tua
Bukan lagi malam yang menampakkan bayang-bayang

: Dengan luka-luka, kesedihan
dan kekecewaan aku tak pernah bisa
Dengan cinta aku mengerti
Misteri perempuan

-OGP-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s