The First Time

Posted: 29 April 2013 in Catatan Senja

Dimana-mana, yang namanya pengalaman pertama melakukan sesuatu, pengalaman pertama berkunjung ke sesuatu, kesan pertama berkenalan dengan seseorang, atau kesan-kesan lain yang dilakukan pertama kali itu seringnya menyenangkan, mengharukan, atau mungkin barangkali menjadi sebuah pelajaran.

Sebagaimana aku Minggu kemarin, juga kawanku. Sebenarnya tulisan curhatan ini hendak aku tulis tadi malam. Tapi entah takdir yang terjadi siang ini. Tak apalah, toh yang penting stok kesan-kesan menyenangkan itu masih terekam di memori. Dan agar aku semakin ingat, maka kutuliskan. Tak ada tujuan yang neko-neko. Itu saja.

Aktifitas minggu pagi seperti biasa, mencuci manual segunung pakaian yang sudah berjubel di kardus khusus baju kotor. Sejauh ini, aku sama sekali belum pernah mencuci baju titip di laundry. Lebih pula yang Manual, dengan tangan, dengan detergen. Entah kenapa, rasanya enak dan mantap saja. Meski sedikit ribet, paling tidak aku yakin dengan cucianku sendiri. Karena tak cuma bersih saja, tuntutan mencuci pakaian sesuai syariat itu juga penting. Pakaian yg digunakan Untuk ibadah harus suci. Nah, coba kalau di laundry? Dipertanyakan kesuciannya.

Sekitar pukul 8 an, seluruh pondok sepi. Mereka pergi ke kali hendak mencuci karpet. Tapi aku malah sembunyi-sembunyi di kamar, nonton movie. Hahaha. Itu dia betapa aku ini santri badung di pondok ini.

Perjalanan hariku berlanjut hingga suatu senja, dimana aku mengikuti MUN (Model United Nation) Upgraiding di HOS.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s