Day by Day

Posted: 11 June 2013 in Catatan Senja

Hello WordPress!

akhirnya senja ini aku bisa kembali berbagi denganmu, setelah hampir seminggu yang lalu senarai tanggal itu kosong, kalender catatan itu tanpa link. dan mestinya kamu tahu, barangkali memang hri-hari itu aku tengah dilanda kesibukan tingkat presiden *nah loh, lebay ngak sih* sehingga aku lupa untuk sejenak menyapamu. maaf sekali.

dan ternyata rasanya memang seperti itu, hari-hari yang kulalui tanpa menulis terasa hambar. benar saja, seminggu atau bahkan terhitung sejak awal bulan Juni ini, aku terlampau banyak mengabaikan cerita yang menurutku pantas untuk kubagikan.

tapi begini, semua agaknya ada yang sebagian menjadi abu, kabur begitu saja tanpa sapa. dan sebagian lagi ada yang terus terngiang-ngiang, mengingatnya membuatku menangis, tersedu-sedu sendiri, atau bahkan tertawa. ah, dunia memang terlalu indah untuk tertawa. harusnya tersenyum bahagia menjadi rumus dan kamus hidup yang sejatinya bisa kamu hafalkan.

seperti Spongebob katakan,

“Hidup ini mudah kok, simple banget! kalo kamu senang, tersenyumlah. dan kalo kamu sedih, tertawalah dan tersenyumlah! mudah, kan?”

begitu katanya, entah dalam episode berapa tokoh animasi spons ini berdakwah demikian.

awal Juni, tahap pembelajaran ku menjadi seorang Sie acara di rangkaian acara Haflah akhirussanah pondokku. aku menjadi koordinator Lomba Cerdas Cermat, sesi babak penyisihan dibilang kacau, tapi tak apa toh aku sendiri juga tahu kalau acara pertama ini bakal kacau karena aku sendiri less preparation, tapi Allah berkehendak lain pada malam pucak Final LCC, semua benar-benar meriah dan ramai. sebagai moderator dan Sie acara yang mengkordinatri, aku cukup bangga dan lega.

5 Juni, kabar  mengejutkan datang dari @IndonesiaMUN (Indonesia Model United Nations) yang adminnya secara hormat mengirim email kepadaku, memberi pernyataan bahwa aku dinayatakan lolos sebagai salah satu delegate acara MUN terbesar di Indonesia yang diselenggarakan di FISIP Universitas Indonesia Agustus mendatang. tak kusangka sebelumnya, essay yang kubuat mendadak bersama kak Dendi  begadang hingga pukul 1 dini hari tak sia-sia dan membuahkan hasil, aku lolos. barangkali itu bisa jadi pengalaman pertamaku mengikuti even MUN terbesar yang pernah kuikuti. well, dan sekarang masih bingung soal peyment nya —-____—–

dan terakhir, hari H (Haflah Akhirussanah) semakin dekat saja, bisa dihitung dengan jari, lima hari kedepan aku dan ratusan santri di PPQ Al Amin siap diuji hafalannya didepan panggung, dilihat bersama para Kyai dan masyarakat, dan tentu saja para Orang tua/wali santri turut menyaksikan khataman kami. dan aku, mencoba sepenuhnya untuk bisa maksimal dalam semuanya. karena hari itu adalah tahun pertama kami khataman di pondok ini. aku hanya bisa berdoa, semoga semua berjalan baik.

ingatanku lalu tertuju pada bulan ini, Juni. bulan dimana tak lama lagi aku akan Ujian Akhir Semester II. ah, gila saja! aku hapir mau semester III saja! aku hanya bisa berharap semoga maksimal dalam Ujian Utama ini, IPK ku harus Cumlaude! paling tidak aku bisa lebih dari semester I lalu yang “hanya” mencapai 3,46 . bagiku, sebagai mahasiswa sastra, IP segitu masih kukatakan minim. standar IP mahasiswa Sastra bagiku paling tidak bisa mencapapi 3, 5  keatas. yakin saja, aku harus bisa mencapai terget itu! kalo bisa, 4,00 sekalian. Amin.

Get Luck, van. sukses selalu untuk semuanya.

setidaknya kamu bisa tahu bagaimana rasanya menjadi santri Ababil yang organisasi oke, Kuliah oke!

okesip!

goodbye.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s