ME-RAMADHAN-KAN KEHIDUPAN

Posted: 10 July 2013 in Catatan Senja

Sebuah Catatan Tentang

Ketika Momentum Ramadhan tiba sering kita dengar dari para orang tua, ustad, alim ulama, dan dari siapa pun saja bahwa bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Bulan yang penuh rahmat dan barokah ini tentunya tidak hanya dapat kita gali dari perspektif spiritual keagamaan saja namun juga dapat kita pandang dari sudut sosial kemasyarakatan, nuansa budaya serta dampak ekonominya.

Kita ambil dahulu dari sudut budaya. Ketika memasuki bulan Ramadhan, budaya islami membanjiri segala lini hidup kita dari iklan di televisi, sinetron, lawak, musik sampai diskusi-diskusi keagamaan, pengajian yang kurang laku di luar bulan Ramadhan menjadi sangat laris. Dan tiba-tiba seluruhnya menjadi terlihat sangat alim dan islami dengan mengenakan asesoris, ornamen yang islami berupa kopiah, sarung, sajadah, kurma dll. Atau sekurang-kurangnya produk budaya yang indikatif islam. Tentunya ini merupakan sesuatu hal yang positif dan menggembirakan.

Dari sudut ekonomi, bulan Ramadhan telah memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan akses ekonomi masyarakat. Para pedagang…

View original post 381 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s