Dilemma

Posted: 10 August 2013 in Catatan Senja

image

dilema tak berujung.
terlalu jahat bilang “no!”.
terlalu menyiksa bilang “yes!”.
biarkan saja waktu yang menjadi juri.
dan terus menghakimi.
Lalu aku harus berkata apa?
Menyentuhnya dengan apa?
Ketika kaki semakin pincang
Ketika jari tak sanggup lagi menggenggam

Diam?

Senja tak menyetujui

Karena baginya, mungkin ini terlalu gila.

Duh. “Lalu semua ini bagaimana?”
Tanyaku pada toples bertutup merah.
“Makan saja aku!” Jawab keripik balado berteriak-teriak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s