The Dark Rain

Posted: 28 January 2014 in Catatan Senja
Tags: , , , ,

dark rainLagi-lagi gemuruh air yang lalu lalang, lantas jatuh pula air itu mengikuti syair putihku. tak apa, walau yang kudengar hanya rinai yang barangkali sejenak akan berganti fajar.

Aku suka dengan malam yang basah seperti ini. Karena dengan rinainya,dan dengan titik emas yang berderai jatuh ini, bisa sampailah rinduku padamu. Aku takkan pernah memaksa kehendak alam untuk bernyanyi malam ini. Pun seekor katak yang bergumul di parit-parit selatan rumahku. Pun seekor kucing yang menggigil berkalung sarung waktu aku sunat dulu.

Sudahlah tidurlah kamu yang nyenyak. Biar besok pagi kamu bisa bangun dan merindukan rinai itu lagi.

Comments
  1. lazione budy says:

    jangan tidur, begadang saja. huja n bentar lagi reda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s