Cue The Heart

Posted: 12 March 2014 in Catatan Senja, Puisi
Tags: , , ,

galau rivanAdakalanya kamu memang butuh cinta. Untuk mengenal Tuhan, untuk mengenal siapa kamu, untuk mengenal kalau kau sungguh dzat yang dikasih sayangi. Kelak aku yakin kau akan mengerti bahwa cinta itu sungguh ada. Datang padamu, lalu melukis senyummu yang tak seorang pun pelukis hebat di dunia ini mampu mengguratkan kanvasnya.

Atau, aku malah justru hendak ingin mengatakan. Kamu harus jatuh cinta! harus!

Karena kau tahu, Cinta mampu menemani puisimu. Aku yakin sekali, syairmu takkan pernah merasa kesepian. Sajak mu akan kelak hidup. ia sesekali datang dengan ranum seperti rembulan semalam.

Karena kau tahu, Cinta membuatmu lebih pintar, katanya. dan aku setuju. Ini artinya, Cinta bisa membuatmu sejuta kali lebih tenang secara jiwa dan raga. adakalanya lika-lika itu datang, sepak terjal kasih tentu saja tak sehalus pasir pantai Bali. Dan, justru itu, yang kutahu, bisa membuat kamu lebih pintar. Pintar mengenal Tuhan, pintar bersyukur akan bahagia bahwa disana ada orang yang selalu ada menemani kamu.

Sekali lagi, kenapa kamu harus butuh cinta? dan, memiliki cinta?

Karena yang kutahu, cinta itu membuat kamu ada. membuat kamu HIDUP. membuat kamu bisa memecahkan rumus hidup.

Entahlah.

Aku hendak berangkah kuliah.

Kuliah cinta.

Padamu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s