Tiada Lagi Puisi

Posted: 8 January 2015 in Puisi
Tags: , , ,

Ia tak menghitung suara perang
lama kiranya burung menghunus fajar
Ia tak percaya,
kota mati ini gagal dibuka

jejakku masih mengintai nadi suri
bahwa bersama baitpun ia pasti sendiri
kali ini ia melipat diri
bersama deras hujan yang dipetik jemarinya sendiri

Purwokerto, Januari 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s