Notes

Posted: 12 March 2015 in Catatan Senja
Tags:

Hingga pada akhirnya sampailah aku pada titik ini. Titik dimana aku harus memaksa diriku agar bisa berfikir lebih jauh tentang apa yang selama ini aku cita-citakan. Aku sadar, titik itu masih blur di awing-awang, seperti saat dimana aku menatap mereka dengan mata tanpa kaca. Namun setidaknya, aku mau mendekatinya, menyentuhnya dan membuat semuanya menjadi bersih dimataku. Berdikari, itulah satu hal yang ingin aku lakukan saat ini. Aku sadar bahwa aku akan mengeluarkan banyak energi untuk itu, namun bagaimana pun itu sudah menjadi keharusan untuk aku yang tengah berumur 21 tahun ini. Cukuplah sudah kecemasan yang belakangan ini memerangi otakku untuk berlagak ini itu. Cukuplah saja kebodohan yang selama ini aku lakukan hanya untuk meratapi masa lalu. As time goes by, semua orang pasti akan datang dan pergi hingga aku pun harus terpaksa menerimanya. Aku pun berhak untuk memilih kepada siapa aku akan berlari.

Aku masih merindukannya. Tentu saja aku rindu. Bulan pun berganti dengan anai-anai kenangan yang terus bergejolak di otakku; masa-masa saat bersamamu. Aku akan sangat berterimakasih karena kau sudah hadir dan tercatat menjadi bagian hidupku. Aku harap kau tidak membenciku, untuk aku yang dahulu, sekarang dan nanti. I do appreciate for everything.

Petualangan hidupku masih belum selesai. aku masih ingin menggapai semuanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s